Sherly Laos — DEDIKASI, INTEGRITAS DAN AKSI UNTUK MALUKU UTARA
( pendahuluan )
Sherly Laos : IBU UNTUK 1,3 JUTA PENDUDUK MALUKU UTARA
Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara (2025-2030) berdasarkan hasil Pemilihan Langsung lewat Pilkada Serentak Tahun 2024. Sherly dilantik oleh presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, menjadikannya resmi memimpin 1,3 Juta Penduduk Maluku Utara.
Berkat Kuasa Tuhan dan kultur toleransi Masyarakat Maluku Utara, Perempuan kelahiran Ambon, 12 Agustus 1982, keturunan Tionghoa, penganut Katolik, penyandang “triple minority” diberi Amanah sebagai Gubernur Perempuan, Tionghoa, Katolik Pertama di Maluku Utara (2025-2030)
PENDIDIKAN — SHERLY LAOS
01.
Sekolah Dasar
SD Xaverius Ambon
(1988-1994)
02.
Sekolah Menengah Pertama
SMP Katholik Ambon
(1994-1997)
03.
Sekolah Menengah Atas
SMA Petra 2 Manyar, Surabaya
(1997-1998)
SMA Swastiastu, Denpasar
(1998-2000)
04.
Universitas
Universitas Petra, Surabaya (International Business Management)
(2000-2003)
Inholland University, Belanda (Double—Degree)
(2003-2004)
karir & dedikasi pada masyarakat
Sherly memulai kariernya dengan menjadi Direktur di PT. Bela Cipta Sarana, perusahaan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur di wilayah Maluku Utara. Namun, dedikasinya kepada masyarakat tidak berhenti di dunia bisnis. Ia aktif di berbagai organisasi seperti:
(2017 – 2022)
Ketua TP PKK Kabupaten Pulau Morotai
(2017 – 2025)
Pengurus Perwosi Pusat
(2017 – 2021)
Pengurus Pusat WASI
(2017 – 2022)
Ketua TP PKK Kabupaten Pulau Morotai
(2022 – 2027)
Ketua DPD HKTI Maluku Utara periode
(2025 – Sekarang)
Gubernur Maluku Utara
SHERLY MENJADI ISTRI BENNY LAOS SEKALIGUS IBU DARI 3 ANAK
KEHIDUPAN PRIBADI
Mejadi Istri Benny Laos yang merupakan Pengusaha sekaligus Pejabat Publik (Bupati Pulau Morotai, Staf Ahli di Kantor Staf Kepresidenan), Sherly mengemban peran sebagai Pendamping karier bisnis dan birokrasi serta politik dari sang suami sekaligus mengemban tugas mulia menjadi Ibu bagi tiga orang anak: Edbert, Edelyn dan Edrick.
TERJUN KE Politik
Peta Jalan Politik merupakan takdir bagi Sherly. Ketika Sherly harus menjadi Kandidat Pengganti Calon Gubernur, Benny Laos, yang meninggal pada Insiden ledakan kapal “Bela 72” di Pelabuhan Bobong pada 12 Oktober 2024.
Sherly bertekat melanjutkan cita-cita mendiang suami memajukan Maluku Utara lewat jalur politik elektoral. Sebagai gubernur, Sherly memprioritaskan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti akses pendidikan dan layanan kesehatan gratis hingga tingkat sarjana, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
( PENUTUP )
“Saya percaya bahwa setiap langkah kecil, kalau dilakukan dengan konsisten dan hati yang tulus, bisa membawa perubahan besar.”
Melalui perjalanan hidup, Sherly Tjoanda Laos ingin menginspirasi lebih banyak anak muda dan perempuan Indonesia untuk berani melangkah, bermimpi, dan bekerja dengan penuh ketulusan. Baginya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten dan hati.